Articles by "Games"

Showing posts with label Games. Show all posts

Jakarta, Geeknews.id -- Telkomsel tahun ini menggelar Indonesia Games Championship (IGC) 2018, sebuah ajang kompetisi games dan berkumpulnya anak muda yang memiliki keterampilan dalam bermain games. Kompetisi yang memasuki tahun kedua ini diperkirakan akan diikuti lebih dari 15.000 peserta dan pengunjung, menjadikan acara ini sebagai event turnamen online games (eSports) terbesar di Indonesia. 

Direktur Marketing Telkomsel Alistair Johnston mengatakan, “Melalui IGC 2018, kami berupaya mewadahi komunitas gamer yang ada di Indonesia untuk saling berinteraksi dan berbagi informasi seputar games. Ajang ini merupakan salah satu upaya kami untuk membangun ekosistem digital entertainment lifestyle bagi masyarakat Indonesia.” 


Alistair Johnston - Direktur Marketing Telkomsel
IGC 2018 mempertandingkan permainan bergenre multiplayer online battle arena (MOBA) dan casual game. Kompetisi ini diselenggarakan dalam dua kategori, yaitu PC Game dan Mobile Games. Untuk kategori PC Game, jenis game yang dikompetisikan adalah Dota 2. Sementara jenis game yang dikompetisikan pada kategori Mobile Games adalah Vainglory, Mobile Legends, AOV, dan LINE Let’s Get Rich. Para pemenang kompetisi games ini akan memperebutkan hadiah total senilai lebih dari Rp 600 juta. 

Pendaftaran untuk kualifikasi nasional dibuka secara resmi mulai tanggal 6 Maret 2018 yang dapat diakses secara online di https://igc.duniagames.co.id. Pertandingan babak kualifikasi nasional digelar secara online akan berlangsung pada bulan Maret dan April 2018. Delapan tim terbaik untuk masing-masing game pada babak kualifikasi tingkat nasional akan saling berhadapan untuk memperebutkan gelar juara pada grand final yang akan berlangsung pada tanggal 20-22 April 2018 di Kartika Expo Balai Kartini, Jakarta. 


Pada puncak acara IGC 2018 di Jakarta, selain mengundang kembali para pemenang baik dari event IGC 2017 dan pemenang babak penyisihan di event MAXcited 2017 di delapan kota, Telkomsel juga akan mendatangkan tim profesional berskala internasional, baik yang diundang secara khusus maupun finalis online qualifier untuk wilayah Asia Tenggara. Kehadiran tim internasional ini diharapkan semakin menyemarakkan IGC 2018.

Selain menyaksikan kompetisi eSports, para pengunjung IGC 2018 juga bisa merasakan serunya bermain virtual reality game, console game, serta arcade games. Pengunjung juga akan dihibur penampilan musik atraktif dari JKT 48 dan artis pendukung lainnya. 


Telkomsel juga mengadakan kompetisi cosplay (parade kostum tokoh film kartun atau video games) yang bisa diikuti oleh perorangan maupun kelompok. Kontes ini terbagi atas tiga kategori, yakni team cosplay, single cosplay, costreet, fun photo contest dan cosplay photography competition. Penilaian dalam kompetisi ini dilakukan oleh juri dari Indonesia maupun mancanegara. Selain itu, Telkomsel juga menggelar TCASH Food Bazzar, di mana pengguna TCASH bisa merasakan pengalaman bertransaksi secara nontunai di merchant-merchant makanan dan minuman yang telah disediakan di lokasi.

Pada tahun 2017, Telkomsel sukses menggelar IGC dengan total lebih dari 13.000 peserta dan pengunjung di enam kota besar di Indonesia. Kejuaraan ini disaksikan oleh sekitar 246.000 audiens secara live streaming.

Hasil gambar untuk indonesia game tour

Jakarta, Geeknews.id -- Setelah sukses menggelar kualifikasi Surbaya dan Medan, sekarang Indonesia Game Tour sedang mempersiapkan kualifikasi Palembang yang bakal digelar pada tanggal 10 Maret 2018. Kali ini pihak Indonesia Game Tour memilih Emporium E-sports Cyber Cafe yang beralamat di Jalan Mayor Salim Batubara, Palembang Sumatera Selatan.

Kualifikasi Palembang ini akan mengusung game Point Blank dan DOTA 2. Kedua game yang dipertandingkan menggunakan format open bracket, artinya semua orang boleh mengikuti turnamen ini. Kalau ternyata ada tim undangan yang mengikuti turnamen ini maka jatah slot qualifier akan diberikan pada juara kedua.

Peraturan untuk turnamen Point Blank dan DOTA 2 untuk Indonesia Game Tour dapat dibaca di sini: http://indonesiagametour.com/rules.


IGT 2018 Point Blank


Informasi pendaftaran Point Blank:
  • Early bird : Rp75.000,-/tim (berlaku untuk pelunasan hingga tanggal 4 Maret 2018)
  • Harga normal: Rp100.000,-/tim (berlaku untuk pelunasan mulai dari tanggal 5 Maret 2018)
Hadiah berupa money pot dari uang pendaftaran peserta:
  • 100 persen komposisi money pot akan digunakan untuk:
  • 50 persen untuk keseluruhan biaya operasional icafe
  • 50 persen untuk dijadikan dalam bentuk hadiah
Panitia IGT sama sekali tidak menerima kembali uang dari peserta.

Selain money pot, ada tambahan bonus berdasarkan tier jumlah tim yang ikut:

Tier C (Team 16-48 )

  • Juara 1 In Game Voucher Rp500.000,- + money pot 30 persen + Menuju ke babak play off IGT
  • Juara 2 In Game Voucher Rp300.000,- + money pot 15 persen
  • Juara 3 In Game Voucher Rp200.000,- + money pot 5 persen
Tier B (Team 48-64)
  • Juara 1 In Game Voucher Rp600.000,- + money pot 30persen + Menuju ke babak play off IGT
  • Juara 2 In Game Voucher Rp400.000,- + money pot 15persen
  • Juara 3 In Game Voucher Rp300.000,- + money pot 5 persen
Tier A (Team 64>)
  • Juara 1 In Game Voucher Rp700.000,- + money pot 30 persen + Menuju ke babak play off IGT
  • Juara 2 In Game Voucher Rp500.000,- + money pot 15 persen
  • Juara 3 In Game Voucher Rp400.000,- + money pot 5 persen
Tiering Hadiah dan In Game Voucher team di support oleh Garena

Link registrasi: http://bit.ly/igtpbpal



IGT 2018 DOTA 2




Informasi pendaftaran DOTA 2:
  • Early bird : Rp75.000,-/tim (berlaku untuk pelunasan hingga tanggal 4 Maret 2018)
  • Harga normal: Rp100.000,-/tim (berlaku untuk pelunasan mulai dari tanggal 5 Maret 2018)
Hadiah berupa money pot dari uang pendaftaran peserta:
  • 100 persen komposisi money pot akan digunakan untuk:
  • 50 persen untuk keseluruhan biaya operasional icafe
  • 50 persen untuk dijadikan dalam bentuk hadiah
Panitia IGT sama sekali tidak menerima kembali uang dari peserta.

Hadiah IGT DOTA 2:
  • Juara 1 money pot 30 persen + Menuju ke babak play off IGT2018
  • Juara 2 money pot 15 persen
  • Juara 3 money pot 5 persen 
Link registrasi: http://bit.ly/igtdotapal


Indonesia Game Tour Introduction ft. Momochan and ClauPaw

Selain pengumuman event di atas kami juga menghadirkan video pengenalan Indonesia Game Tour yang dibintangi dua influencer ngetop Momo Chan dan Rina ClauPaw. Seperti apa penampilan mereka dalam video tersebut, simak di bawah ini.


JAKARTA, INDONESIA - Dengan mengusung tema “Join as 5, Battle as 1” dan menyambut antusiasme para challengers di tahun baru ini, Garena Indonesia mempersembahkan turnamen eSports AOV berskala nasional terbaru, AOV National Championship (ANC).
 
AOV Anc / geeknews.id


Para challengers (sebutan untuk pemain AOV) di seluruh Indonesia dapat bergabung untuk menunjukkan kemampuannya dan memperebutkan gelar juara nasional AOV. Selain hadiah uang tunai ratusan juta rupiah, tim juara nasional ANC 2018 akan mendapatkan tiket untuk dapat berlaga di AOV Star League (ASL), liga eSports AOV profesional paling bergengsi di Indonesia.

ANC 2018 akan diselenggarakan di 23 kota di Indonesia dari bulan Januari hingga April 2018. Babak eliminasi dimulai dari tahap penyisihan kota, dimana para peserta bersaing memperebutkan kesempatan untuk mewakili kotanya di tahap regional. Garena juga akan menyiapkan 1 kualifikasi online untuk semua challengers di seluruh tanah air yang tidak dapat menghadiri penyisihan di kota-kota ANC. Seletah mendapatkan 24 pemenang dari kualifikasi tersebut, mereka akan berkompetisi secara online untuk memperebutkan 4 tiket menuju Grand Final ANC yang akan diselenggarakan di salah satu kota besar di Indonesia.
Sebagai publisher game online dengan jumlah pemain terbanyak di Indonesia, Garena Indonesia berkomitmen untuk menyelenggarakan ANC secara meriah dan kompetitif di setiap kota. Melanjutkan kesuksesan BOV 2017 yang diselenggarakan pada bulan Oktober lalu di Kota Kasablanka, ANC 2018 merupakan langkah selanjutnya untuk meramaikan dunia e-sports Indonesia. Dengan sistem kompetisi yang terjadwal dan terstruktur, Garena Indonesia menyediakan wadah bagi para gamer dalam negeri untuk go professional, dimana gamer dalam negeri dapat beradaptasi dengan kultur & standar e-sports internasional.


Garena Indonesia mengajak seluruh pemain AOV dari seluruh penjuru nusantara untuk berpartisipasi dan membuktikan kemampuan mereka di ajang ANC 2018. Ayo daftarkan timmu di aov.co.id/anc dan jadilah juara nasional baru AOV! - (sta/ars)

Cover eSport di dunia

Pernahkah Anda bertanya, mengapa catur termasuk ke dalam salah satu cabang olahraga? 

Catur adalah olahraga. Semua orang menerimanya. Olahraga catur membutuhkan strategi, dimainkan di seluruh dunia, dan merupakan sebuah permainan yang kompetitif. Anda harus tahu bagaimana lawan Anda bermain. Anda harus berlatih. Anda harus memahami dengan baik aturan-aturan yang ada dalam permainan catur.

Setelah hal-hal tersebut tercapai, barulah catur bisa dimainkan. Catur adalah permainan kompleks, menuntut, dan butuh konsentrasi penuh.

Nyaris serupa dengan game online. 

Catur, pada dasarnya, hanya memindah-mindahkan patung kayu kecil dari kotak satu ke kotak lainnya. Tujuannya membuat lawan mati langkah, sehingga tak tersisa posisi lain selain raja lawan ketimbang menghadapi kematian.

Bagaimana dengan game online?

Tak sesederhana itu. Anda jelas dipersenjatai dengan hal berbeda. Komputer dengan spesifikasi khusus, monitor, keyboard, mouse, aliran listrik, dan sambungan internet menjadi syarat minimum game bisa dimainkan. Selainnya, sama. Lebih rumit, bahkan. Anda masih harus memahami dan mencermati segalanya: aturan, strategi, gaya bermain, kebiasaan lawan, segalanya. 

Bahkan, lebih buruk lagi, tak seperti sepak bola yang hanya punya beberapa komponen permainan utama seperti bola, lawan, dan gawang; dalam sebuah game Anda harus memahami ratusan karakter game, spesifikasinya, kemampuannya, apa yang bisa dan tak bisa dilakukan karakter Anda terhadap karakter lainnya, timing, prakondisi khusus untuk suatu langkah pemenangan berjalan, dan ratusan hal lainnya. 

Meski perdebatan soal apakah game bisa dikatakan sebuah olahraga atau tidak masih terus berlanjut, dunia telah mulai melihat game tak hanya sebagai hiburan dan tempat pelarian, namun juga cabang resmi olahraga. Ia tak hanya menuntut performa fisik dan mental yang kuat, juga sedemikian menghibur, populer, dan juga menguntungkan. 

Kompetisi game pun telah ada sejak zaman game Pong di tahun 70-an. Saat itu, puluhan remaja berkumpul di pusaran konsol Atari hanya untuk menjadi yang terbaik dalam permainan kaca dua dimensi. Kini, lebih dari 40.000 orang berkumpul dalam sasana berukuran stadion sepakbola hanya untuk menyaksikan layar raksasa. 

Mereka datang jauh-jauh, membayar, dan meneriaki langkah salah tim yang didukung, 
mencaci tim musuh yang jauh lebih kuat, menghafal profile, dan juga mencatat trademark move --sama persis dengan yang dilakukan fans-fans olahraga lain seperti sepak bola dan basket.

eSports di dunia
Perkembangan eSports di dunia (Foto: Bagus Permadi/kumparan)
Bahkan, sama dengan olahraga lainnya, e-sport juga kerap dilanda kontroversi. Cederanya atlet, pengaturan skor, korupsi, dan ciri-ciri olahraga modern lain juga bisa Anda temui dalam eSport. Untuk menghindarinya, dibentuklah WESA (World eSport Association) yang bertujuan untuk membentuk standardisasi industri game dan tata aturan yang harus disepakati.

Ya, video game --seperti halnya FIFA, Defence of The Ancient 2, Counter Strike, dan League of Legends-- tak kalah rumit dari olahraga tradisional yang kita kenal selama ini. Game-game tersebut bahkan sudah diakui sebagai olahraga resmi dunia. 

Di Indonesia sendiri, game-game tersebut juga telah masuk menjadi daftar olahraga resmi versi Kementerian Pemuda dan Olahraga. Promosi game online sebagai sebuah olahraga diusung oleh IeSPA (Indonesia eSport Association) yang berdiri sejak tahun 2015. Eddy Lim, Ketua Umum sekaligus salah satu pendirinya, menyebut bahwa jalan yang mereka lalui tak pernah mudah.

Kenapa ke pemerintah? “Gamers itu tanpa asosiasi juga sudah berjalan. Tapi pemerintah nggak peduli kan? Supaya bisa mereka terima, kita harus sosialisasi dulu ke mereka. Dan itu butuh waktu.”

Selain berusaha meyakinkan ke pemerintah bahwa eSport layak diperhatikan seperti olahraga tradisional lain, IeSPA juga bertujuan untuk membangun regulasi di kalangan gamers sendiri.

“Kita pakai (istilah) eSport ini biar anak-anak muda kalau main benar-benar serius,” katanya. Ia melihat, formalisasi dan keseriusan dalam bermain game akan menjadi syarat mutlak agar masyarakat luas mau menerima game sebagai olahraga. IeSPA bertujuan untuk memberi batas dan membedakan mana game yang olahraga dan mana yang bukan. 
Lalu apa setelah game diakui oleh pemerintah Indonesia sebagai sebuah olahraga?

“Ya didukung. Secara resmi ini olahraga. Baru itu,” aku Eddy menjabarkan dukungan pemerintah Indonesia setelah game dikategorikan sebagai eSport.

“Tapi dari situ orang-orang akan melihatnya dengan cara berbeda. Kayak orang dulu melihat karate buruk, dan sekarang melihatnya baik, eSport juga sama saja,” kata Eddy, yakin eSport punya masa depan baik di Indonesia.

Eddy Lim
Eddy Lim (kanan) (Foto: Facebook/ IeSPA)
Meski terkesan tak digarap serius di Indonesia, eSport telah memiliki tempat yang luar biasa penting di dunia internasional. Penontonnya tak pernah sepi. Berhasil menggaet penonton sebanyak 292 juta pemirsa di tahun 2016, eSport diprediksi akan ditonton oleh 427 juta permirsa di tahun 2019. Ia juga disiarkan secara langsung oleh saluran olahraga seperti ESPN.

Uang yang dipertaruhkan dalam kompetisi di sepanjang tahun pun tak main-main. China, misalnya. Sebagai negara yang memiliki jumlah pemain eSport hampir 2.000 orang, China mampu mendapatkan pemasukan senilai hampir Rp 1 triliun hanya dari hadiah semata. 

Untung secara global dalam industri eSport pun selalu mengalami peningkatan. Dari tahun 2014 yang ‘hanya’ mendapat 194 juta dolar AS, angka tersebut melonjak ke 463 juta dolar AS di tahun 2016. Diprediksi, pada 2019 keuntungannya akan mencapai angka 1 miliar dolar AS.

Saking fenomenalnya, sebuah perusahaan analisis data, Newzoo, lewat laporannya di tahun 2016 menyebut bahwa eSport adalah “hal terbesar yang mengguncang dunia (teknologi) sejak kemunculan iPhone di tahun 2007”.

Game Online
The International 2015, Turnamen DoTA2 dunia (Foto: Wikimedia Commons)
[sumber : kumparan.com]

paladins akan buat game mode battle royale
Lagi-lagi demam PUBG melanda game online dan kali ini game Paladins akan membuat versi Battle Royale mereka sendiri dalam sebuah Game Mode terbaru mereka yaitu Paladins: Battlegrounds.
Memang tidak dapat dipungkiri bahwa game PUBG merupakan sebuah game yang berhasil mencapai sebuah pencapaian yang luar biasa dengan memecahkan berbagai rekor dan yang paling terakhir adalah game tersebut mendapatkan 3,1 juta pemain aktif dalam 1 hari di akhir tahun 2017.
Genre Battle Royale kemudian langsung diadaptasi oleh developer lainnya dan menghasilkan game-game yang tidak kalah sepi pemain seperti Fornite: Battle Royale dan untuk Mobile Game terdapat beberapa judul game seperti Rules Of Surival dan tidak ketinggalan Hopeless Land yang akan dirilis oleh Hero Entertainment.
Kini tidak mau ketinggalan game Paladins: Champions of the Realm yang merupakan game Free-To-Play Hero Shooter buatan Hi-Rez Studios akan mendapatkan Game Mode baru untuk membawa Battle Royale ke dalam game ini. Paladins: Battlegrounds akan membawa 100 pemain sekaligus ke dalam map yang berukuran 300 kali lipat dari Siege Map yang biasa dimainkan. Nantinya pemain akan bermain sebagai tim dan setiap game akan berlangsung dalam waktu 20 menit saja.
Sama seperti game Battle Royale lainnya, nantinya Anda akan harus mencari senjata dan barang-barang lainnya yang bisa Anda manfaatkan untuk bertahan hidup. Lalu dengan sistem Hero dengan kemampuan yang berbeda-beda akan memberikan sebuah Gameplay yang baru dalam genre Battle Royale.
Pihak Hi-Rez Studios menyatakan akan mulai memberikan Update pada tanggal 10 Januari 2018, namun mereka akan memberikan terlebih dahulu Champion baru yaitu Moji, Game Mode baru Team Deathmatch dan Mount Battle Cats. Untuk Paladins: Battlegrounds tampaknya mungkin akan baru bisa kita coba pada beberapa bulan ke depan. [ infoturney.com ]

Jakarta - League of Legends Garuda Series, atau disingkat LGS, adalah salah satu turnamen bersejarah di Indonesia. Dimulai sejak tahun 2014, kini LGS telah memasuki musim kesepuluhnya. Telah banyak momen-momen tak terlupakan yang tercipta sepanjang waktu, dan kini kita akan memasuki lembaran baru di tahun 2018 dengan cerita yang berbeda dari sebelumnya.



LGS adalah puncak dari tingkat kompetitif League of Legends di Indonesia, dan sebagai salah satu cabang esports bertaraf internasional, menghadirkan kompetisi yang bersaing secara ketat. Segala kemampuan individu dan strategi kerjasama antar pemain akan diuji bersamaan dengan ketahanan mental dan stamina demi menjadi yang terbaik dari yang terbaik.

LGS Spring 2018 akan dimulai pada 15 Januari, dan sebelum kita menyaksikan pertandingan pertamanya, inilah beberapa informasi yang akan berguna dalam mengikuti jalannya kompetisi dari awal musim.

Peserta LGS Spring 2018

Sebanyak 8 tim akan berlaga di LGS Spring 2018. Mereka adalah:
·         Headhunters
·         Phoenix Esports
·         TEAMnxl>
·         U8 Esports
·         Bigetron Esports
·         Devoticore
·         Resilience Esports
·         Superamos

Sejumlah pemain bertalenta akan memulai debut perdana laga profesional mereka di musim ini, menemani beberapa pemain yang sudah merasakan ketatnya persaingan di LGS. Dengan perubahan gameplay yang cukup drastis di patch terbaru 8.1, tentunya dominasi sang juara bertahan Headhunters di Indonesia akan mendapatkan perlawanan dari tim-tim lain yang ingin membuktikan kemampuannya.

Menjelaskan latar belakang setiap tim dalam menyambut musim baru LGS ini akan sangat panjang untuk diceritakan satu-persatu. Jadi, untuk lebih mengenal para pemain yang akan berlaga di LGS Spring 2018.

Total hadiah yang diperebutkan oleh kedelapan tim LGS Spring 2018 adalah Rp250.000.000 yang dibedakan berdasarkan peringkat akhir dari sebuah tim.

Juara 1: Rp100.000.000
Juara 2: Rp50.000.000
Juara 3: Rp30.000.000
Juara 4: Rp25.000.000
Juara 5: Rp15.000.000
Juara 6: Rp12.500.000
Juara 7: Rp10.000.000
Juara 8: Rp5.000.000

Selain prize pool, setiap tim di LGS Spring 2018 juga mendapatkan tunjangan (stipend) operasional sebesar Rp7.500.000 untuk satu musim penuh.

Format pertandingan LGS Spring 2018

LGS Spring 2018 terdiri dari 3 tahap. Yang pertama dan yang akan dimulai sebentar lagi adalah Group Stage atau yang juga dikenal sebagai Regular Season. 8 tim di atas akan bertanding dalam format liga, melawan setiap tim satu-persatu dalam perebutan posisi klasemen.

Pertandingan di Regular Season akan berlangsung mulai 15 Januari sampai 28 Februari, dan akan ada satu pertandingan di setiap hari Senin sampai Jumat pada pukul 19:00 WIB sepanjang minggunya.
Ketika Regular Season telah selesai, maka kita akan langsung memasuki tahap kedua: Playoffs. Babak playoffs terdiri dari 3 babak: Relegations match, Quarterfinals dan Semifinals. Posisi akhir klasemen akan menentukan penempatan kedelapan tim ini dalam babak Playoffs. Semakin rendah posisi sebuah tim, maka perjalanan mereka menuju gelar juara akan semakin sulit, bahkan mereka bisa saja gagal untuk melanjutkan kiprah mereka di LGS musim berikutnya.

Segala update tentang jalannya turnamen LGS Spring 2018 dapat diakses melalui website LOL Esports Indonesia (http://lolesports.garena.co.id) atau Facebook LOL Esports Indonesia (http://facebook.com/garenalolesportsid).


Setelah melewati babak wildcard dan main event qualifier, akhirnya diputuskan juga 8 tim yang akan bertemu secara LAN di babak Indonesia Final APAC Predator League 2018!


Predator League 2018

Sebelumnya, bagi yang belum tahu, APAC Predator League 2018 ini sudah berjalan dari bulan Oktober kemarin melalui tahap awal, yaitu qualifier di 15 titik iCafe di seluruh Indonesia.

Kemudian, diambil 15 juara dan 15 runner-up yang nantinya ditandingkan kembali di babak wildcarduntuk menyusul para pemenang di babak main qualifier. Babak main qualifier tersebut akan menelurkan 4 tim terbaik.

Di samping itu, ACER Predator selaku pelaksana acara juga mengundang langsung 8 tim Dota 2 terbaik di seluruh Indonesia untuk bertanding di babak group stage. Di akhir babak tersebut, akan terpilih 4 tim teratas.
Sumber: Facebook Predator Gaming Indonesia


    Pada akhirnya, total terpilihlah 8 tim nasional terbaik untuk berkesempatan mewakili Indonesia pada main event APAC Predator League 2018! Sebelum itu, 8 tim ini harus membuktikan siapa yang terbaik di babak Indonesia Final.


    Berikut ini adalah 8 tim Dota 2 nasional yang akan bertanding secara LAN di babak Indonesia Final pada tanggal 18 Januari 2018 di Atrium Mall Taman Anggrek, Jakarta: 

  • EVOS Esports
  • BOOM.ID
  • Rex Regum Qeon
  • The Watcher
  • EVOS Cubs
  • Obelix
  • Mayonaise Gaming (mengundurkan diri)
  • Destructor Gaming
Sayangnya, karena tim Mayonaise Gaming tidak bisa menghadiri final di Jakarta nanti, maka mereka harus mengundurkan diri. Slot sepeninggalan Mayonaise Gaming akan kembali diperebutkan oleh 6 tim dari babak qualifier.

Kedelapan tim tersebut akan membuktikan siapa yang terbaik dan pantas untuk mewakili Indonesia di pagelaran internasional keesokan harinya, yaitu 19-21 Januari 2018!

Selain trofi APAC Predator League 2018, para tim juga akan memperebutkan total hadiah senilai USD150 ribu (sekitar Rp2 miliar).

Wah, pastinya turnamen ini akan berjalan dengan seru, mengingat selain mempertaruhkan harga diri negara masing-masing, hadiahnya juga besar! [ ggwp.id ]


Geeknews.id - Jakarta, 9 Januari 2018 . Pihak Mobile Legends mengadakan siaran pers di Plaza Indonesia untuk mengumumkan bahwa tahap kedua Reguler Season akan segera dimulai. Setelah melalui 3 babak kualifikasi secara daring yang dilaksanakan pada 1 Desember 2017 - 17 Desember 2017 dengan total 2048 tim yang berpartisipasi, MPL (Mobile Legends Proffesional League) mendapatkan 10 tim terbaik Indonesia yang akan bertanding di reguler season.

10 tim terbaik yang terpilih adalah sebagai berikut:

10 Peserta Tim Peserta MPL Indonesia Season Pertama
Liga Mobile Legends resmi dipersembahkan oleh Moonton dengan sponsor utama provider telepon TRI (3) dengan RevivalTV sebagai event organizer.

Pertandingan reguler season ini menggunakan sistem Round Robin. Satu tim akan bertemu dengan 9 tim lainnya. Setiap match terdiri dari 2 games, sehingga total games dalam season ini sebanyak 18 pertandingan. Aturan main di Reguler Season ini, tim pemenang akan mendapat 1 poin, sedangkan yang kalah tidak menerima poin. Poin yang didapat tidak hanya membuat tim maju ke babak selanjutnya, karena setiap 1 poin dari kemenangan mereka akan diberikan reward sebesar US$250. Selain itu, setiap tim akan mendapatkan gaji sebesar US$300/minggu. Ada individual reward yang akan diberikan pada akhir season senilai US$2500.

Jadwal pertandingan reguler season MPL akan dilaksanakan pada 12 januari 2018  hingga 11 Maret 2018 dan diadakan setiap hari Sabtu dan Minggu. Setiap pekannya akan ada 6 sampai 7 pertandingan. Peserta MPL berasal dari seluruh Nusantara sehingga setiap pekannya pada hari Sabtu akan ada 2 tim yang bertanding secara offline di studio RevivalTV dan disiarkan video live action mereka.

Dari hasil reguler season tersebut, 8 tim teratas (2 terbawah gugur) akan bertanding di babak Playoff.  Waktu pertandingan babak playoff dilaksanakan pada 24 Maret 2018 - 1 April 2018.  Tempat pelaksanaan babak playoff belum ditentukan dan akan diinformasikan lebih lanjut. Dalam babak ini, tim akan memperebutkan hadiah senilai US$50.000.

Selama pertandingan berlangsung, setiap hari akan ada rekap mengenai pertandingan MPL tersebut. Hari Senin akan diposting video weekly recap pertandingan hari Sabtu dan Minggu sebelumnya. Pada hari Selasa akan diinfokan top five play of the week. Hari Rabu adalah jadwal posting video yang bersifat edukasi tentang  mobile legend dan strategi terbaik dalam pertandingan sebelumnya oleh tim terbaik. Pada hari Kamis, akan ada talkshow mengenai MPL dan mobile legends secara umum. Hari Jumat, akan direkap info keseluruhan sepanjang pekan mengenai pertandingan sebelumnya dan selanjutnya. Tidak ketinggalan, akan ada artikel yang di posting setiap hari selama pertandingan berlangsung. Untuk melihat rekap tersebut, anda bisa mengunjungi sosial media atau website Mobile Legend Indonesia di id.mpl.mobilelegends.com.

Pihak Moonton mengabarkan bahwa mereka telah menyiapkan 2 turnamen lainnya setelah MPL Indonesia Season pertama selesai diselenggarakan. Turnamen tersebut adalah MPL Season 2 dan Mobile Legends South Asia Cup (MSC) 2018 yang tahun sebelumnya telah sukses diadakan. Turnamen akan diselenggarakan di Indonesia. 
Hasil gambar untuk mobile legends south east asia
Mobile Legend South Asia Cup 2017
Informasi lebih lanjut dua turnamen berskala masif tersebut akan diberikan di waktu yang akan datang.

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.